25 October 2008

minus berapa atau kelas berapa?

flashback



long long time ago, hmm it's about 9 months ago. gue, nyokap gue, bokap gue, dan ade gue sedang ada didalam acara kantor gitu deh di panjang jiwo, bogor, jawa barat. disana acara, yaaaa acara kantor tau lah, speech, social gathering, doorprize, and so on and so on and so on lah. yaaa gue sebenernya agak bete sih ya, tapi untung gue bawa novel dan psp, jadi yaaa ga bosen-bosen amat :D, gue ikutin semua acara, sampai pada akhirnya acara itu selesai, yes readers, lo tau lah, orang tua-orang tua kita walaupun udah pulang, masih aja ngobrol, haha, alhasil gue nunggu bokap dan nyokap gue ngobrol dengan baca, ga lama kemudian sepasang suami istri datang menghampiri bokap dan nyokap gue dan duduk bersebrangan dengan kami dengan niat ingin ikut mengobrol juga, karena si ibu dari pasangan itu menunggu nyokap gue mengobrol sebentar, tiba-tiba si ibu itu bertanya pada gue :

si ibu : 'ini anaknya pak **** yang paling gede ya? hehehe'
diaz : 'iya tante hehehe' (sambil cium tangan)
si ibu : ' yang namanya diaz yang ini kan? yang gede ya? bukan yang kecil kan?' (buset deh)
diaz : 'iya tante, saya yang diaz'
si ibu : 'sekarang kelas berapa? sekolah dimana?' (standard laaah :D)
diaz : 'kelas 9, di Alazhar tante' (dulu ya)
si ibu : 'oooh udah gede ya, kemaren masih kecil banget ya kayaknya, hahaha' (standard ortu)
diaz : 'iya tante hehehehe' (sambil lanjutin baca dan bernyanyi kecil)
si ibu : (tiba-tiba) 'eh kamu minus berapa?'
diaz : 'KELAS 9 tante'
si ibu : 'minus berapa sayaaang, bukan kelas'
..........
ta daaaaaaaaaaaaaa

mati ga lo? malu ga lo? gilaaa malu gue cing hahahaha, salah denger aduh aduh ckckck

sekian dan terimakasih :D